Baccarat Cash Network_BetVictor_Macau Online Casino

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:LiveBaccaratRegistration

LottLottery Appery AppanggaplaLottery Apph kamu anak darLottery Appi saudagar kaya yang hartanya nggak akan habis samapi tujuh turunan. Kamu anak tunggal yang serba dituruti apapun kemauanmu, meski itu terbilang gila dan tak penting. Suatu hari, kamu berniat menikah dan orang tuamu merestui. Mudah memang, karena dari segi materi kamu sudah mumpuni. Rumah dan kendaraan apalagi, kamu pun tinggal menghitung jari.

Tidak semudah membalikkan telapak tangan, menikah dan punya keluarga bahagia itu tak bisa hanya sebatas angan. Kamu perlu tahu langkah apa saja yang harus diambil, berikut dengan persiapannya yang tidak sebentar dan banyak menyita waktu. Pilihan untuk melepas masa lajang juga hendaknya kamu jadikan pembelajaran, karena bukan perkara mudah jika yang kamu ingin adalah gemilangnya masa depan.

Kalau Anisa Rahma lebih pilih karir atau menikah yah? Cek langsung aja di @anisarahmaadi, hihi.

Terlalu fokus pada satu hal dan menutup diri pada hal lain itu tak selamanya baik, termasuk menunda pernikahan yang sebetulnya sudah siap di depan mata. Usiamu boleh saja masih muda, tapi belum tentu pemikiranmu tak dewasa. Mengejar karier boleh-boleh saja, tapi tak perlu juga sampai Sumpah Palapa nggak akan menikah selamanya.

Tidak usah beli rumah yang belum masuk dalam jangkauan, sewa atau mengontrak dulu saja untuk menunjukkan bahwa kalian berdua mandiri sebagai suami dan istri. Minimalisirlah berbagai kemungkinan menyebalkan kalau kamu tinggal bersama orang tua, meski mengunjungi mereka sebulan sekali adalah sebuah kewajiban.

Bukan rahasia lagi, kalau kehidupan setelah menikah itu jauh lebih ‘menyeramkan’ dibanding masa-masa pacaran dulu. Kamu tak hanya dituntut untuk sabar menghadapi pasangan, tapi juga mertuamu yang siapa tahu bakal jauh lebih galak dari orang tuamu di rumah. Nah, dengan tahu kenyataan ini, apakah kamu mau tinggal bersama mereka sampai kalian benar-benar tua bersama? OH NO!

Bukan. Bukan itu masalahnya. Kamu bersama pasangan memang butuh banyak materi setelah menikah, dan itu tak bisa dipungkiri. Namun, siapkah kamu menanggung semua kebutuhan yang harus diimbangi dengan kesetiaan? Ini bukan perkara mudah, lho. Ingat, kamu bukan ingin memelihara kucing atau anjing, tapi membina biduk rumah tangga yang sesungguhnya.

“Masak iya mau numpang orang tua terus. Beli, atau minimal sewa rumah sendiri dong.”

Percaya bahwa menikah dulu lalu akan dibukakan pintu rezeki atau mencari nafkah sebanyak-banyaknya lalu baru mantap menghadap Pak penghulu. It’s up to you. Diskusikan juga sama pasangan biar nggak pusing sendiri, ya.

Boleh percaya atau tidak, sih. Intinya, kalau udah siap nikah ya nikah aja.

Beberapa orang percaya, menikah itu membuka pintu rezeki karena didasari niat yang tulus untuk memulai babak kehidupan baru, yaitu berumah tangga. Banyak orang yang meyakini juga, bahwa setelah sah menjadi suami istri, akan ada saja peluang rezeki yang datang dari mana dan kapan saja. Ini bukan mitos, tapi sebuah keyakinan yang telah mewabah bagi sebagian besar pasangan yang akan memutuskan untuk menikah, meski masih belum siap dari segi mencukupi nafkah.

Kategori mapan juga berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang bilang mapan itu harus punya mobil dan rumah dulu, atau cukup dengan kerendahan hati sebagai seorang karyawan biasa namun punya segudang motivasi untuk memulai sebuah biduk rumah tangga. Kalau kamu pilih yang mana?

“Nikah itu gampang. Cuma susah aja cari pasangan, yang nggak cuma modal tampang.”

Bisa atau tidaknya kamu menata masa depan, sebenarnya tak melulu dilihat dari seberapa banyaknya uang yang kamu hasilkan. Menjadi pribadi pekerja keras dan mau berusaha pun bisa menjadi dasar, sebelum kamu memutuskan untuk melangsungkan pernikahan. Sedikit naif memang, tapi itulah kenyataannya.

Nikah itu menyenangkan, kalau Tuhan telah menghapus merata segala cobaan. Nikah itu juga menyenangkan kalau mobil dan rumah bisa kamu bikin pakai kardus, atau kertas origami. Dengan demikian, korelasi antara nikah dan nafkah itu sebenarnya sangat dekat dan kamu tak boleh menyangkalnya. Boleh saja kamu pilih kedua atau salah satunya. Tapi perlu diingat, pilihanmu itu akan menentukan bagaimana kelanjutan hubungan kamu dan dia di masa depan.

Hipwee Wedding setuju kalau mencari nafkah sebelum menikah itu perlu, biar nantinya nggak kesusahan. Tapi, nggak semua orang berpendapat sama dengan itu, mereka cukup nekat untuk menikah dulu meski segala persiapannya terbilang buru-buru.

nikah buka pintu rezeki?