Indonesian Sports_Reliable sports betting platform_Malaysia Gambling Network_Macau Online Casino_Indonesia

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:LiveBaccaratRegistration

Pacar: “Idih! KaBaccarat PotBaccarat Potlau kamu males ke gereja meBaccarat Potnding ikut aku aja ke Masjid”

Kasus cinta beda agama sudah jadi masalah klasik di sekitar kita. Alih-alih menikah, baru menjajal hubungan pacaran saja sudah banyak pertentangan; batinmu sendiri bergejolak, keluarga, teman hingga lingkungan sosialmu seperti tak terima.

Cowok: “Oke, aku jemput jam 5, ya”

“Lhah, kenapa emang?”

Sekali lagi, pilihan tetap ada di tanganmu. Kamu layak untuk masak-masak memikirkan pilihan yang akan kamu ambil. Sisanya, kamu juga harus siap menerima segala konsekuensi dari pilihanmu sendiri.

Kamu: (AHHH…IBU!)

Cewek: “Sabtu sore ke gereja bareng yuk, Beb”

Pacar: “Kok kamu nggak ke gereja?”

Putus adalah solusi paling aman. Meskipun harus mengorbankan perasaan, putus bisa jadi pilihan paling tepat untuk hidupmu yang lebih bahagia.

“Maaf, harus banget salah satu pindah agama ya, Pak?”

Hidup dalam perbedaan menjadikan kamu dan pasanganmu mengutamakan toleransi. Bahkan, kelak anak-anakmu pun akan lebih siap menghadapi dunia luar yang lebih beragam. Selain itu, kalian pun akan terbiasa menjalani hubungan yang jujur, saling menghormati, dan mau menerima.

Pacar: “Siap! aku tunggu diluar aja, ya! Hehehe”

ASSALAMUALAIKUM…

Keputusan untuk menjalin hubungan beda agama sudah pasti didasari berbagai pertimbangan. Selain cinta, kasih sayang, dan rasa nyaman, keyakinan pada diri sendiri dan pasangan sudah pasti sangat mempengaruhi. Mantap memilih pasangan beda agama berarti siap untuk menjaga komitmen tersebut.

Di negara kita, nama-nama tertentu bisa jadi identitas agama. Muhamad, Akbar, Rizky, atau Jannati; nama-nama yang identik dengan pemeluk agama Islam. Sementara, Florencia, Gregorius, atau Bernadeth biasanya beragama Kristen atau Katholik. Tapi namanya udah cinta, apalah arti sebuah nama….

Memilih pacar atau pendamping hidup bukanlah perkara sederhana. Pasalnya, kamu harus meyakinkan dirimu sendiri bahwa pilihanmu memang tepat. Keluarga dan orang-orang disekitarmu tentu berhak memberikan pendapat atau nasihat yang baik untukmu. Namun, bukankah kamu yang akan menjalani dan bertanggung jawab pada pilihanmu sendiri?

“Monggo, dijajal dulu aja, Broh!”

Ibu: “Eh, ada tamu. Siapa ini, Mas”

Kamu: “Aduh, ntar sore aja. Lagi males banget, Sayang”

Saat ketemu cewek cakep yang bikin kamu “klepek-klepek” (baca: jatuh cinta pada pandangan pertama) pas kuliah perdana…

Memilih melanjutkan hubungan berarti siap untuk berjuang. Berbagai problematika tentu sudah siap menanti dan menguji keyakinanmu pada hubungan beda agama yang sedang dijalani.

Yang PRAKTIS, CEPET, nggak pake BAYAR, ada???

Pacar: “Saya Kristin, Bu”

Kamu & Pacar: (Ketawa ngakak)

Yang pasti, sucikan hati dan bersihkan diri. Segala yang dimuat dalam artikel ini hanya untuk kepentingan hiburan semata, jadi…

Cowok: “Sayang, bulan puasa tahun depan, kita tarawih bareng setiap hari, ya!”

Nah, daripada dihujat keluarga besar, apa nggak mending putus aja?

Kamu: “Eh buset, nggak gitu juga, kalik!”

Maaf sodara-sodara, dikarenakan lagi jatuh cinta, sementara untuk urusan beda agama kita kesampingkan dulu ya!

Hubungan yang kamu jalani membuatmu belajar melihat sekitarmu dengan lebih obyektif. Bukan sekadar atribut keagamaan, tapi memahami inti sari dari ajaran agamamu dan agama pasanganmu. Bahwa agama ada untuk menuntun manusia pada kehidupan yang baik dan damai.

Pacar: “Udah, nggak apa-apa. Tenang, aja! Nanti pasti ada jalan keluarnya kok”

*kemudian berpelukan disertai kecupan di kening

Pacar: “Halo, Sayang. Lho, kamu baru bangun?”

Kamu: “Sayang, kita nggak apa-apa pacaran beda agama?”

…dan suasana pun mendadak canggung…

Pasangan Muslim…

Percakapan lewat telepon pada suatu Minggu pagi yang cerah…

Apa aja, asal jangan nyembah Justin Bieber sambil nyanyi “Never Say Never”!

Kamu: (Hoaaammhh) “Iya, nih”

Akan mudah menemukan pasangan beda agama di sekitarmu; tetangga, teman, atau bahkan keluargamu sendiri. Bisa jadi mereka juga merasakan kegalauan yang kamu rasakan meskipun akhirnya mereka memilih bertahan hingga akhirnya menikah.

Bukan cuma urusan agama, banyak hal yang bisa menjadikan kamu dan pasanganmu berbeda. Latar belakang budaya, kebiasaan, sifat, hingga hobi dan cara berpikir. Perbedaan tak melulu berujung konflik selama bisa menyikapinya dengan kepala dingin.

YOLO – You Only Live Once a.k.a HIDUP CUMA SEKALI!

NO COMMENT! #tapimikirkeras

Kamu: (sambil nyengir) “Temen spesial, Bu”

Setelah 2 minggu jadian…

#YAHELAH

(dalam hati, sebenarnya kamu juga nggak tau sih harus gimana)

Kamu: (mikir bentar) (ah…sudahlah)

Kamu: “Hei, kita sekelas, ya? Andi. Kamu?”

Berbeda dengan ajaran agamanya, babi termasuk makanan haram menurut agamamu. Meskipun tak harus ikut menyantapnya, kamu tetap merasa…

Inilah keunikan hubungan beda agama. Permasalahan yang tadinya bisa jadi sumber friksi, bisa melebur jadi bahan candaan. Seni hubungan beda agama memang berbeda.

Gw baru jadian tadi siang, udah ditanya soal nikah!

Cinta beda agama memang selalu mengundang kontroversi; sedikit yang setuju, banyak yang menolak, dan sisanya hanya akan berkomentar “ya terserah lo aja yang jalanin”. Tapi, sejenak lupakan soal kontroversi karena artikel ini mengajakmu melihat kisah pacaran beda agama dari sudut pandang yang berbeda.

Kamu dan pacarmu…

#ketawa jahat #kemudianmenangisdalamhati

Segala macam perbedaan sudah pasti bisa menemukan jalan tengah asalkan disikapi dengan bijaksana. Hubungan seperti apa atau keluarga macam apa yang ingin kalian punya tentu bisa dibicarakan baik-baik.

“Sorry, gw cuma pacaran sama cewek beda agama, bukan KUNTILANAK! Biasa aja, kalik!”

Ibu: “Oh, namanya Kristin. Kalau Kristin, berarti besok nggak Lebaran, ya?”

Cewek: “Iya, yuk. Ah, kamu emang calon imamku, Mas”

Kamu: “Fufufu…Iya. Kita pasti bisa ya, Sayang”

 “Maacih…tapi aku nggak minum”

Cewek Cakep: “Eh, iya. Bernadeth”

 “Tapi, kan…Aku masih cinta…”

Pasangan Katholik…

Walau bisa ketawa-ketawa, sesungguhnya hatimu sakit waktu melihat pasangan menunggu di luar saat kamu sedang beribadah. Iri rasanya saat melihat pasangan yang bisa beribadah berdua.

Gimana? Apakah kamu termasuk pelaku komitmen beda agama yang mengalami hal-hal di atas? Nah, buat kamu yang mungkin sekarang sedang bimbang, semoga segera tercerahkan, ya! Semoga kehidupan cintamu selalu berbahagia…